<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Madu Hutan Sumbawa</title>
	<atom:link href="http://madu.sumbawanews.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://madu.sumbawanews.com</link>
	<description>Madu Hutan Sumbawa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Nov 2010 10:08:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Madu Bisa Mengobati Penderita HIV/AIDS</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/madu-bisa-mengobati-penderita-hivaids.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/madu-bisa-mengobati-penderita-hivaids.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 15:37:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[abu]]></category>
		<category><![CDATA[aids]]></category>
		<category><![CDATA[fosfor]]></category>
		<category><![CDATA[gram]]></category>
		<category><![CDATA[guna madu]]></category>
		<category><![CDATA[hiv]]></category>
		<category><![CDATA[imunitas]]></category>
		<category><![CDATA[imunity]]></category>
		<category><![CDATA[kadar air]]></category>
		<category><![CDATA[kalori]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan madu]]></category>
		<category><![CDATA[karbohidrat]]></category>
		<category><![CDATA[kegunaan]]></category>
		<category><![CDATA[kegunaan madu]]></category>
		<category><![CDATA[kekebalan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat madu]]></category>
		<category><![CDATA[komposisi]]></category>
		<category><![CDATA[komposisi madu]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[lebah madu]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat madu]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Madu Bagi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[rotein]]></category>
		<category><![CDATA[tembaga]]></category>
		<category><![CDATA[url]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Setiap penyakit yang ada di dunia ini pasti ada obatnya, apapun jenis penyakit tersebut pasti dapat disembuhkan. Mungkin ada beberapa penyakit yang sampai pada saat ini merupakan penyakit yang sangat mematikan karena para ilmuwan belum menemukan suatu formula obat untuk mengobati penyakit tersebut. Penyakit tersebut biasanya disebabkan oleh virus seperti : HIV/AIDS. Ada suatu bahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap penyakit yang ada di dunia ini pasti ada obatnya, apapun jenis penyakit tersebut pasti dapat disembuhkan. Mungkin ada beberapa penyakit yang sampai pada saat ini merupakan penyakit yang sangat mematikan karena para ilmuwan belum menemukan suatu formula obat untuk mengobati penyakit tersebut. Penyakit tersebut biasanya disebabkan oleh virus seperti : HIV/AIDS.<span id="more-283"></span></p>
<p>Ada suatu bahan atau zat yang sementara ini bisa digunakan sebagai obat alternatife berbagai macam penyakit, zat tersebut dinamakan MADU, dan madu ini merupakan zat yang dihasilkan oleh lebah. Dan madu mempunyai beberapa kandungan zat yang dapat mengobati beberapa macam penyakit.</p>
<p><strong>Adapun kandungan (komposisi) yang terdapat di setiap 100 gram madu, antara lain :</strong></p>
<p>1.	Kalori                   	 : 328 Kal<br />
2.	Kadar air            	 : 17,2 – 27<br />
3.	Protein                 : 0,5 gram<br />
4.	Karbohidrat      	 : 82,4 gram<br />
5.	Abu                      	 : 0,2 gram<br />
6.	Tembaga           	: 4,4 – 9,2 mg<br />
7.	Fosfor                	 : 1,9 – 6,3 mg<br />
8.	Besi                     	 : 0,06 – 1,5 mg<br />
9.	Mangan            	: 0,02 – 0,4 mg<br />
10.	Magnesium	 	: 1,2 – 3,5 mg<br />
11.	Thiamin          	 : 0,12 mg<br />
12.	Riboflavin      : 0,02 mg<br />
13.	Niasin             	 : 0,20 mg<br />
14.	Lemak	            	: 0,12 mg<br />
15.	PH                    	 : 3,9<br />
16.	Asam total (mek/kg)	: 43,12 mg</p>
<p><strong>Kandungan yang terdapat di dalam madu secara umum :</strong></p>
<p>1. Vitamin	: Vitamin A, vitamin B, vitamin E,<br />
2. Mineral	: Kalsium, Kalium, Natrium, Magnesium, Aluminium, Kuprum, Silika, mangan, Chlorine, Fosfor, Sulfur, zat besi, Iodine, Sodium<br />
3. Enzym	: Amylase, invertase, Phosphatase, Peroksidase<br />
4. Asam	: Asetat, Butirat, Glutamat, Format, Suksinat, Glikolat, Laktat Oxalat dan sitrat<br />
5. Gula	 : Fruktosa 40%, Glukosa 34%, Sukrosa 2%<br />
6. Kalori	: 1 kg madu sebanding dengan 1,68 kg daging, 5,7 liter susu, 50 butir telur ayam, 40 buah jeruk, 25 buah pisang dan 4 kg kentang.</p>
<p><strong>Madu mempunyai beberapa macam manfaat bagi manusia, Manfaat umum dan manfaat khusus:</strong></p>
<p>1. <strong>Manfaat umum	:</strong> Meningkatkan daya tahan tubuh, dapat mengeluarkan zat beracun dalam tubuh seperti nikotin dan toksin, memperlancar peredaran darah, membuat tubuh sehat dan energik.<br />
2. <strong>Manfaat khusus :</strong><br />
a. <strong>Manfaat khusus untuk anak-anak </strong>: Karena madu mengandung banyak zat besi yang sangat baik dan berguna untuk membantu pertumbuhan dan kesehatan anak serta dapat memperbaiki susunan darah serta meningkatkan jumlah eritrosit (sel darah merah) dan hemoglobin. Menurut penelitian terhadap seorang anak yang diberi minuman madu selama 40 hari secara terus menerus, ternyata kadar hemoglobinnya meningkat sampai 23 %. Sedangkan anak yang tidak diberi minuman madu, hemoglobinnya meningkat hanya sekitar 4 % saja.</p>
<p>b. <strong>Manfaat khusus untuk pria	 :</strong> dapat mengobati lemah syahwat, menguatkan dan mengeraskan Mr. P, mengobati ejakulasi dini pada pria.</p>
<p>c. <strong>Manfaat khusus untuk wanita	:</strong> dapat menghilangkan jerawat, bintik hitam di pipi, menghaluskan kulit, mencegah keriput, melembabkan kulit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/madu-bisa-mengobati-penderita-hivaids.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Madu Bisa Berkhasiat Sebagai Obat ?</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/bagaimana-madu-bisa-berkhasiat-sebagai-obat.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/bagaimana-madu-bisa-berkhasiat-sebagai-obat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 15:27:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Madu memiliki khasiat pengobatan untuk berbagai penyakit karena memiliki sifat-sifat sebagai berikut : • Madu bersifat Herbal Tonic dari berbagai phytochemicals yang terkandung didalamnya. Phytochemicals ini selain membantu penyembuhan juga membantu metabolisme tubuh. Salah satu kelasphytochemicals yang penting untuk pengobatan adalah apa yang disebut flavonoid yang berasal dari berbagai tanaman pangan dan tanaman obat (di alam terdapat sangat banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Madu memiliki khasiat pengobatan untuk berbagai penyakit karena memiliki sifat-sifat sebagai berikut :</p>
<p>• Madu bersifat <em>Herbal Tonic </em>dari berbagai <em>phytochemicals</em> yang terkandung didalamnya. <em>Phytochemicals</em> ini selain membantu penyembuhan juga membantu metabolisme tubuh. Salah satu kelas<em>phytochemicals</em> yang penting untuk pengobatan adalah apa yang disebut <em>flavonoid</em> yang berasal dari berbagai tanaman pangan dan tanaman obat (di alam terdapat sangat banyak tanaman obat yang tidak selalu diketahui oleh manusia, tetapi lebah mengetahuinya dengan petunjuk Allah).<span id="more-279"></span><br />
• Madu bersifat sebagai <em>antioxidant</em> yang akan mengendalikan radikal bebas di dalam tubuh kita. Radikal bebas atau juga biasa disebut<em>Reactive Oxygen Metabolities</em> (ROM) ini apabila tidak dikendalikan menyebabkan inflamasi akut, panas dalam tubuh dan bengkak di sekitar luka. ROM yang tidak terkendali juga menyebabkan inflamasi kronis seperti <em>anthritis</em>, asma, <em>tendonitis</em> dan borok pada luka. Dengan pengendalian <em>antioxidant</em> dari Madu, ROM dapat bekerja efektif untuk tubuh kita tetapi tidak sampai menimbulkan inflamasi yang akut maupun yang kronis.<br />
• Madu bersifat <em>antibiotic, antiseptic dan antifungal</em> yang menghambat atau menghentikan pertumbuhan berbagai bakteri<em>patogen, microorganisme</em> dan juga jamur.<br />
• Melalui kadar airnya yang rendah dan sifat hygrokopisnya Madu menyerap cairan dalam bakteri, jamur dan microorganisme lain sehingga mereka tidak dapat tumbuh. Sifat dan cara kerja ini yang membutak Madu efektif untuk luka luar.<br />
• Ketika Madu bercampur dengan cairan tubuh, enzym <em>glucose oxidase</em> yang terkandung didalamnya akan aktif dan menghasilkan apa yang disebut <em>Hydrogen Peroksida</em>. <em>Hydrogen Peroksida</em> sangat efektif berperan sebagai <em>antiseptic dan anti-inflamatory</em>.</p>
<p>Khasiat madu bukan saja ditemukan secara ilmiah, namun dalam kitab suci berbagai agama, madu dijadikan salah satu referensi penting untuk pengobatan umat manusia.</p>
<p>Sumber: Rumah Madu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/bagaimana-madu-bisa-berkhasiat-sebagai-obat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebah Diciptakan Untuk Penyembuhan</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/lebah-diciptakan-untuk-penyembuhan.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/lebah-diciptakan-untuk-penyembuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 15:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[penyembuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sejarah umur bumi telah terjadi sejumlah pemusnahan makhluk-makhluk bumi dan sejumlah umat terdahulu. Hal ini tercatat dalam Alqur’an maupun bukti-bukti ilmiah dari berbagai temuan fosil bumi. Di dalam Al Qur’an kita dapat belajar bagaimana kaum Nabi Nuh, kaum Nabi Luth dan Kaum nabi Sholeh dimusnahkan oleh Allah. Namun jauh sebelum bumi dihuni manusia, konon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sejarah umur bumi telah terjadi sejumlah pemusnahan makhluk-makhluk bumi dan sejumlah umat terdahulu. Hal ini tercatat dalam Alqur’an maupun bukti-bukti ilmiah dari berbagai temuan fosil bumi.</p>
<p>Di dalam Al Qur’an kita dapat belajar bagaimana kaum Nabi Nuh, kaum Nabi Luth dan Kaum nabi Sholeh dimusnahkan oleh Allah. Namun jauh sebelum bumi dihuni manusia, konon di bumi selama jutaan tahun dihuni makhluk lain dan yang terbukti secara ilmiah adalah dinosaurus dan sejenisnya.<span id="more-275"></span></p>
<p>Dari sejumlah fosil makhluk bumi purba, dinosaurus dan sejenisnya hidup dibumi selama jutaan tahun sebelum akhirnya dimusnahkan Allah pada jaman <em>Mesozoic</em> antara 64-66 juta tahun lalu atau sekitar 65 juta tahun lalu.</p>
<p>Dibandingkan pemusnahan dinosaurus, pemusnahan yang menimpa kaum Nabi Nuh sebenarnya ‘relative baru’ atau secara kasar diperkirakan hanya sekitar 100,000 tahun lalu; orang-orang diluar Islam bahkan memperkirakannya hanya beberapa ribu tahun lalu – tetapi ini tidak mungkin menurut Islam, karena yang jelas didalam Alqur’an dijelaskan bahwa Nabi Nuh berdakwah 950 tahun sebelum akhirnya berdoa kepada Allah untuk dimusnahkannya kaumnya yang tidak mendengar seruannya. Manusia yang umurnya mencapai hampir seribu tahun tidak hidup di jaman akhir-akhir ini termasuk jamannya mesir kuno sekitar 4000 tahun lalu. Pada jaman mesir kuno usia manusia sudah tidak jauh beda dengan usia kita sekarang – lihat mumi-mumi Fir’aun.</p>
<p>Bagi Islam kapan umat Nabi Nuh dimusnahkan bukanlah hal yang penting, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian pemusnahan tersebut.</p>
<p>Benang merah setiap umat yang dimusnahkan adalah karena keingkaran mereka atas keesaan Allah, penolakan mereka atas perintah Allah atau atas kesombongan mereka. Sebaliknya mereka yang diselamatkan adalah mereka yang meng-esa-kan Allah, mematuhi perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya.</p>
<p>Benang merah ini disarikan oleh Nabi Nuh dalam pesan kepada anak ketutrunannya menjelang ajal beliau, yaitu diperintahkan anak keturunannya untuk melaksanakan dua hal dan menjauhi dua hal.<br />
Dua hal yang diperintahkan adalah pertama untuk menegakkan tauhid tidak ada Tuhan selain Allah, dan yang kedua adalah apabila tujuh lapis bumi dan tujuh lapis langit (surga) ditimbang di satu sisi dan disisi yang lain kalimat Tidak Ada Tuhan Selain Allah maka yang terakhir ini akan tetap lebih berat.</p>
<p>Dua hal yang dilarang atau diminta jauhi adalah pertama mensekutukan Allah dan yang kedua berbuat/bersikap sombong.</p>
<p>Lantas apa relevansinya cerita kemusnahan umat Nabi Nuh dengan lebah di pertanyaan ini ? relevansinya adalah kemiripan misi yang dibawanya.</p>
<p>Bukti-bukti ilmiah dari fosil-fosil di jaman <em>Mesozoic</em> ternyata lebah dari sub family trigona seperti yang ada sekarang telah pula ada di jaman itu.</p>
<p>Lalu pertanyaannya adalah makhluk lain yang perkasa di jaman itu dimusnahkan oleh Allah tetapi lebah termasuk yang diselamatkan – misi apa yang dibawanya ?.</p>
<p>Misi lebah ini ternyata dijelaskan Allah sekitar 65 juta tahun kemudian yaitu melalui Al Qur’an surat An Nahl 68 – 69 berikut :</p>
<p><em>Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: &#8220;Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia&#8221;. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.</em></p>
<p>Dari dua ayat tersebut jelas bahwa misi lebah dibumi adalah untuk mendampingi umat manusia dan menyediakan obat untuk manusia. Bahkan dari kalimat <em>“….dan temnpat-tempat yang dibikin manusia”</em>kita juga bisa mengerti bahwa lebah adalah satu-satunya binatang yang didalam Al Qur’an sudah disebutkan untuk bekerja sama dengan manusia.</p>
<p>Mungkin agak sulit bagi kita untuk memahami mengapa misi menyediakan obat bagi manusia ini begitu pentingnya – sehingga lebahpun diselamatkan ketika terjadi pemusnahan makhluk-makhluk perkasa dijamannya. Misi tersebut akan menjadi lebih mudah kita pahami akhir-akhir ini khususnya bagi kita yang hidup di Indonesia.</p>
<p>Kemusrikan paling mudah menyerang umat Islam di Indonesia pada saat dia atau keluarganya menderita sakit, dengan mudah mereka mengambil jalan pintas ke perbagai pengobatan alternatif – padahal berbagai pengobatan alternatif yang ada sebagiannya mengandung kemusrikan. Disinilah pentingnya kita dalam memilih pengobatan (atau apapun masalah kita) untuk menggunakan tuntunan yang ada di Al –Qur-an dan Al Hadits. Dalam pengobatan contohnya yaitu Allah sendiri yang telah mengabarkan kepada kita obat tersebut di dalam Al Quran lewat dua ayat tersebut diatas.</p>
<p>Jadi jelas bagi kita bahkan lebahpun punya misi mengesakan Allah, sama seperti misi utusan-utasan Allah yang diselamatkan seperti Nabi Nuh, Nabi Luth Nabi Sholeh dan tentu nabi akhir jaman Muhammad SAW.</p>
<p>Sumber : Rumah Madu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/lebah-diciptakan-untuk-penyembuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Madu Aman Bagi Penderita Diabetes ?</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/apakah-madu-aman-bagi-penderita-diabetis.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/apakah-madu-aman-bagi-penderita-diabetis.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 15:14:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Penderita diabetes umumnya mempunyai masalah dalam produksi insulin yang digunakan untuk memecah zat gula (terutama sukrosa yaitu jenis gula disakarida) yang masuk kedalam tubuh agar bisa diserap oleh tubuh. Dalam hal Madu, rasa manis yang dihasilkan oleh Madu adalah dari jenis gula yang berbeda (terutama fruktosa yaitu jenis gula monosakarida) yang langsung dapat diserap oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Penderita diabetes umumnya mempunyai masalah dalam produksi insulin yang digunakan untuk memecah zat gula (terutama sukrosa yaitu jenis gula disakarida) yang masuk kedalam tubuh agar bisa diserap oleh tubuh. <span id="more-270"></span></strong></p>
<p>Dalam hal Madu, rasa manis yang dihasilkan oleh Madu adalah dari jenis gula yang berbeda (terutama fruktosa yaitu jenis gula monosakarida) yang langsung dapat diserap oleh tubuh tanpa membutuhkan enzym. Jadi Madu adalah pemanis alami yang aman bagi penderita diabetis. Bahkan sudah terbukti secara ilmiah bahwa Madu juga sangat efektif untuk pengobatan luka yang timbul karena penyakit diabetis ini. Salah satu yang telah membuktikan keamanan Madu untuk penderita diabetis ini adalah Dr. Jamal Burhan dari Universitas Iskandariyah Mesir.</p>
<p>Pemahaman awam bahwa diabetes disebabkan oleh gula dan oleh karenanya orang yang sakit diabetes harus menghindari yang manis-manis, ternyata tidak sepenuhnya benar. Ternyata tidak seluruh rasa manis dapat menyebabkan diabetes. Rasa manis dari madu ternyata aman bahkan bagi penderita diabetis.</p>
<p>Lebih jauh lagi, madu ternyata juga sangat efektif untuk mengobati luka akibat sakit diabetes yang sudah parah – dan ketika seluruh jenis obat sudah tidak mempan lagi.</p>
<p>Kalau Allah yang maha tahu saja meresepkan langsung madu sebagai obat ? Apakah mungkin madu memiliki mudharat yang lebih besar dari manfaatnya bagi siapapun termasuk penderita diabetis ? &#8230;tentu tidak !. Wallahu A&#8217;lam</p>
<p>Sumber: Rumah Madu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/apakah-madu-aman-bagi-penderita-diabetis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Madu Sebagai Antibiotik</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/madu-sebagai-antibiotik.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/madu-sebagai-antibiotik.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 14:46:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[antibiotik]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun lebih dari 1400 tahun lalu Allah melalui ayat-ayat Al-Qur’an telah memberitahukan bahwa madu sebagai obat, baru beberapa tahun belakangan para ilmuwan membuat berbagai penelitian mengenai kemampuan madu sebagai obat. Salah satu peneliti yang sangat mendalami masalah madu ini adalah Peter Nolan seorang ahli riset biokimia dari The University of Waikato – New Zealand. Peter Nolan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Meskipun lebih dari 1400 tahun lalu Allah melalui ayat-ayat Al-Qur’an telah memberitahukan bahwa madu sebagai obat, baru beberapa tahun belakangan para ilmuwan membuat berbagai penelitian mengenai kemampuan madu sebagai obat.</strong><span id="more-262"></span></p>
<p>Salah satu peneliti yang sangat mendalami masalah madu ini adalah Peter Nolan seorang ahli riset biokimia dari <em>The University of Waikato – New Zealand.</em> Peter Nolan mempunyai cerita favorit mengenai keandalan madu sebagai antibiotic ini, yaitu berdasarkan pengalaman langsung yang dialami seorang remaja Inggris berusia 20 tahun yang luka di tangannya tidak mempan diobati oleh berbagai jenis antibiotic. Remaja ini kemudian mendengar tentang pengobatan dengan madu dan minta dokternya untuk mengobati dengan madu. Karena berbagai cara telah dilakukan, maka team dokterpun tidak keberatan untuk mencoba cara lain dengan madu ini. Setelah pengobatan dengan madu berjalan selama satu bulan, ternyata luka di tangan remaja tersebut benar-benar sembuh dan tangannya dapat berfungsi kembali.</p>
<p>Madu ternyata dapat menumpas spesies microbial yang <em>resistance</em>terhadap antibiotic buatan manusia. Penggunaan madu sebagai antibiotic juga memiliki beberapa keunggulan antara lain :<br />
• Pengobatan dengan madu tidak menimbulkan inflamasi<br />
• Madu menyebabkan rasa sakit berkurang<br />
• Madu membersihkan infeksi<br />
• Madu menghilangkan bau pada luka<br />
• Penyembuhan berjalan cepat tanpa menimbulkan bekas luka<br />
• Madu bersifat antimicrobial yang dapat mencegah microba tumbuh<br />
• Tidak menimbulkan rasa sakit pada saat penggantian pembalut karena tidak lengket<br />
• Mempunyai <em>stimulatory effect</em> yang mempercepat tumbuhnya jaringan tubuh kembali</p>
<p>Hasil riset di universitas tersebut juga membuktikan madu lebih effective dari antibiotic buatan manusia seperti <em>silver sulfadiazine</em>.</p>
<p>Subhanallah, tanpa bukti inipun kami percaya kepada firmanMu ya Allah; kami percaya kepada sabda Rasulmu….bukti ilmiah ini hanya sebagai tambahan ilmu bagi kami…dan hujjah untuk menjelaskan kepada orang yang belum yakin akan kebenaran firmanMu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/madu-sebagai-antibiotik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Perut Lebah</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/rahasia-perut-lebah.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/rahasia-perut-lebah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 14:37:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Dari illustrasi anatomi lebah kita dapat segera tahu bahwa meskipun madu dikeluarkan dari perut lebah (di dalam Al Qur’an disebutkan di Surat An Nahl Ayat 69 ”….Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya…”), namun ternyata madu ditempatkan di tempat khusus dalam perut lebah yang disebut perut madu (honey stomach, honey sac atau crop) yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari illustrasi anatomi lebah kita dapat segera tahu bahwa meskipun madu dikeluarkan dari perut lebah (di dalam Al Qur’an disebutkan di Surat An Nahl Ayat 69 <em>”….Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya…”)</em>, namun ternyata madu ditempatkan di tempat khusus dalam perut lebah yang disebut perut madu (honey stomach, honey sac atau crop) yang terpisah dari perut besar lebah (large intestine atau stomach). Di dalam perut madu tersebutlah proses penguraian gula komplek (disakarida) diubah menjadi gula sederhana atau mono sakarida.<span id="more-255"></span></p>
<p><a href="http://rumahmadu.com/uploaded_images/fruktosa-794720.png"><img class="alignleft" style="border: 0px initial initial;" src="http://rumahmadu.com/uploaded_images/fruktosa-794712.png" border="0" alt="" width="320" height="256" /></a>Sering terjadi kesalah pahaman di masyarakat seolah madu adalah kotoran lebah karena berasal dari perut lebah. Madu bukanlah kotoran lebah meskipun dalam prosesnya melalui perut lebah. <em>Honey sac</em> yang berada di perut lebah sebenarnya lebih merupakan tempat penyimpanan khusus untuk madu selama perjalanan lebah pekerja dari tempat pengambilan nectar sampai ke sarangnya. Selanjutnya nectar yang mayoritas berupa gula disakarida dalam bentuk sukrosa mengalami proses fisika dan kimia sekaligus selama perjalanannya di perut lebah dan dilanjutkan di sarang lebah.</p>
<p><em>Nectar </em>yang diambil dari bunga-bunga tanaman mengandung gula dan kadar air yang tinggi (sekitar 60%), untuk menjadi madu kadar air ini harus diturunkan secara significant menjadi sekitar 20 % atau bahkan lebih rendah lagi. Proses fisika penurunan kadar air ini mulai terjadi pada saat lebah menjulurkan lidahnya (proboscis) untuk memindahkan Madu sedikit demi sedikit dari dalam perut madu (honey sac) ke sarang lebah. Didalam sarang lebah kadar air terus diturunkan lebih lanjut dengan laju penurunan yang lebih tinggi melalui putaran sayap-sayap lebah yang terus menerus mensirkulasikan hawa hangat ke seluruh ruangan dalam sarang lebah.</p>
<p><a href="http://rumahmadu.com/uploaded_images/fruktosa-794720.png"></a>Proses kimia dari nectar menjadi Madu terjadi di dalam perut lebah ketika<em>enzym invertase</em>mengubah sukrosa (disakarida) menjadi glukosa dan fruktosa yang keduanya merupakan monosakarida seperti ditunjukkan di ilustrasi di samping.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/rahasia-perut-lebah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Madu Menyelamatkan Kaki Yang Akan di Amputasi</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/madu-menyelamatkan-kaki-yang-akan-di-amputasi.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/madu-menyelamatkan-kaki-yang-akan-di-amputasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 14:33:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[amputasi]]></category>
		<category><![CDATA[kangker]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Diceritakan di dalam Journal of Family Practice seorang laki-laki yang berusia 79 tahun dan menderita diabetes golongan 2 yang sudah parah. Segala bentuk pengobatan modern telah ditempuh bahkan lelaki ini selama 14 bulan telah lima kali masuk rumah sakit dan 4 kali menjalani operasi. Biaya yang dikeluarkan telah mencapai US$ 390,000,- (Sekitar 3.5 milyar rupiah). Dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diceritakan di dalam <em>Journal of Family Practice </em>seorang laki-laki yang berusia 79 tahun dan menderita diabetes golongan 2 yang sudah parah. Segala bentuk pengobatan modern telah ditempuh bahkan lelaki ini selama 14 bulan telah lima kali masuk rumah sakit dan 4 kali menjalani operasi. Biaya yang dikeluarkan telah mencapai US$ 390,000,- (Sekitar 3.5 milyar rupiah). Dengan segala upaya tersebut luka yang menganga di dua tempat sebesar 8 cm x 5 cm dan 3 cm x 3 cm tetap tidak sembuh meskipun telah diberi antibiotic terbaik yang ada. Bahkan lelaki tersebut telah kehilangan dua jarinya.<span id="more-253"></span></p>
<p>Lebih buruk lagi, dua team dokter yang menangani pasien tersebut berusaha meyakinkan pasien bahwa ia perlu diamputasi kakinya mulai lutut ke bawah karena apabila tidak maka nyawanya terancam. Pasien menolak amputasi tersebut dan sebelum dia mendapatkan informasi tentang madu, pasien ini kehilangan satu jari lagi.</p>
<p>Setelah mendapatkan informasi tentang madu, pasien ini mulai membeli madu di super market – mengoleskan pada luka-lukanya dan meninggalkan pengobatan dengan antibiotic lainnya. Karena pengobatan sekarang hanya dengan madu maka biayanya menjadi jauh lebih murah.</p>
<p>Dua minggu setelah menjalani pengobatan dengan madu, jaringan di tempat lukan mulai hidup kembali. Dalam rentang waktu 6 – 12 bulan, pasien tersebut telah sepenuhnya pulih kembali dan lukanya tidak kambuh kembali.</p>
<p>Sumber : <em>Journal of Family Practice </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/madu-menyelamatkan-kaki-yang-akan-di-amputasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat Madu Arab, Adly tak Radang dan Flu</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/khasiat-madu-arab-adly-tak-radang-dan-flu.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/khasiat-madu-arab-adly-tak-radang-dan-flu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 14:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[artis]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[khasiat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Adly Fairus ternyata lebih percaya khasiat madu Arab ketimbang minum obat dokter dan jamu tradisional. Sejak kecil Adly selalu terhindar radang dan flu berkat rajin mengkonsumsi madu. Alahasil, kini Adly tak pernah lupa minum madu. &#8220;Gue banyak minum madu. Itu bagus banget buat kesehatan. Gue sudah lakonin dari kecil,&#8221; jelas Adly Fairuz saat ditemui di Studio [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Adly Fairus ternyata lebih percaya khasiat madu Arab ketimbang minum obat dokter dan jamu tradisional. Sejak kecil Adly selalu terhindar radang dan flu berkat rajin mengkonsumsi madu. Alahasil, kini Adly tak pernah lupa minum madu.<span id="more-247"></span><br />
</strong></p>
<p>&#8220;Gue banyak minum madu. Itu bagus banget buat kesehatan. Gue sudah lakonin dari kecil,&#8221; jelas Adly Fairuz saat ditemui di Studio Penta, batusari, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, baru-baru ini.</p>
<p>Adly memang sudah terbiasa mengkonsumsi madu. Meski awalnya merasa tak enak, kini Adly malah ketergantungan khasiat madu, terutama madu Arab. Tanpa itu, Adly kerap terkena radang dan flu.</p>
<p>&#8220;Awalnya waktu pertama minum madu nggak enak. Tetapi karena kebiasaan, jadi sekarang enak. Apalagi madu Arab yang bagus dan berkhasiat. Sekarang malah kalau nggak minum madu, gue pasti bakal kena radang dan flu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lantas obat tradisionalnya?</p>
<p>Adly langsung menjelaskan kalau obat tradisional yang ia makan bukan jamu.<br />
&#8220;Iya, gue juga percaya obat tradisonal dan jamu. Gue juga mengkonsumsinya. Tapi gue nggak nggak doyan jamu. Habisnya rasanya pahit,&#8221; pungkasnya. [aji/L1]</p>
<p>Sumber: Inilah.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/khasiat-madu-arab-adly-tak-radang-dan-flu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Madu Masker Wajah Alami</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/madu-masker-wajah-alami.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/madu-masker-wajah-alami.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 14:08:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[masker]]></category>
		<category><![CDATA[wajah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Anda menghabiskan waktu di luar ruangan, Anda tidak sadar hal apa saja yang mungkin menyerang kulit cantik Anda. Matahari, keringat, angin bisa membuat kulit iritasi, berminyak, dan kering. Kesimpulannya: &#8216;berantakan&#8217;. Tetapi jangan khawatir. Anda bisa memberikan pertolongan pertama, seperti saran Linda Collins dari Salon of Blue, yaitu asam laktat dalam yogurt bisa melembutkan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong>Ketika Anda menghabiskan waktu di luar ruangan, Anda tidak sadar hal apa saja yang mungkin menyerang kulit cantik Anda. Matahari, keringat, angin bisa membuat kulit iritasi, berminyak, dan kering. Kesimpulannya: &#8216;berantakan&#8217;. </strong></p>
<p>Tetapi jangan khawatir. Anda bisa memberikan pertolongan pertama, seperti saran Linda Collins dari Salon of Blue, yaitu asam laktat dalam yogurt bisa melembutkan dan menyejukkan kulit Anda, sedangkan madu bisa membersihkan dan melembabkan kulit.<span id="more-243"></span></p>
<p>Tepatnya bahan-bahan yang Anda butuhkan adalah satu <em>cup yogurt</em>, dua setengah sendok makan madu tanpa rasa, satu sendok makan perasan air jeruk (untuk kulit berminyak), kapas, dan air hangat.</p>
<p>Kemudian mulailah dengan mencampur yogurt dan madu dalam sebuah mangkuk. Khusus untuk kulit berminyak, tambahkan satu sendok teh perasan air jeruk, yang berfungsi menyerap minyak yang berlebih.<br />
Sebelum menggunakan campuran ini, Anda bisa mencobanya dengan mengoleskan campuran pada bagian belakang telinga. Tunggulah satu jam untuk melihat apakah terjadi iritasi atau tidak. Jika tidak iritasi, mulailah oleskan masker pada wajah dan leher yang sudah dibersihkan sebelumnya.</p>
<p>Diamkan selama lima menit. Setelah lima menit, bersihkan masker dengan air hangat kemudian keringkan. Kemudian lanjutkan dengan menggunakan pelembab yang biasa Anda gunakan, ulangi selama dua kali dalam sepekan. [L1]</p>
</div>
<div>Sumber: Inilah.com</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/madu-masker-wajah-alami.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Madu Obati Luka Penderita Diabetes</title>
		<link>http://madu.sumbawanews.com/madu-obati-luka-penderita-diabetes.html</link>
		<comments>http://madu.sumbawanews.com/madu-obati-luka-penderita-diabetes.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 14:04:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[antibiotik]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madu.sumbawanews.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda penderita diabetes dan mengalami luka, mungkin bisa mencoba pengobatan alternatif berikut ini agar terhindar dari tindakan amputasi. Olesi madu pada kaki yang terluka. Profesor Jennifer Eddy dari University School of Medicine and Public Health, Wisconsin, AS mengatakan, madu bisa membunuh bakteri karena sifat asamnya. Selain itu madu juga efektif menghindari sifat kebal bakteri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bagi Anda penderita diabetes dan mengalami luka, mungkin bisa mencoba pengobatan alternatif berikut ini agar terhindar dari tindakan amputasi. Olesi madu pada kaki yang terluka.</strong></p>
<p>Profesor Jennifer Eddy dari University School of Medicine and Public Health, Wisconsin, AS mengatakan, madu bisa membunuh bakteri karena sifat asamnya. Selain itu madu juga efektif menghindari sifat kebal bakteri akibat penggunaan antibiotik.<br />
Dalam terapi madu ini, bagian yang luka baru bisa diolesi setelah kulit mati dibersihkan.<span id="more-241"></span><br />
Pasien diabetes memang seharusnya sejak dini memperhatikan secara serius bagian kaki, terutama untuk mencegah terjadinya luka yang berlanjut dengan infeksi.<br />
Penyakit diabetes bisa menyebabkan kerusakan pada saraf dan kerusakan pembuluh darahm serta infeksi yang membuat penderita diabetes mengalami mati rasa pada kakinya. Karena itu, biasanya penderita diabetes tidak menyadari telah terjadi luka pada kaki karena tak langsung tampak.<br />
Terapi madu telah digunakan sebagai pengobatan alternatif di Eropa, bahkan di Selandia Baru terapi ini dipakai juga untuk mengobati sulit tidur. [L1]</p>
<p><a href="http://www.inilah.com/read/detail/46993/madu-obati-luka-penderita-diabetes/">http://www.inilah.com/read/detail/46993/madu-obati-luka-penderita-diabetes/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madu.sumbawanews.com/madu-obati-luka-penderita-diabetes.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

